Berita

WORKSHOP PENATAUSAHAAN BMN

Peningkatan kualitas dan profesionalisme aparatur negara dalam pengelolaan barang milik negara (BMN) perlu terus menerus dilakukan agar dapat terwujud kualitas dan tertib pengelolaan BMN sesuai dengan ketentuan Pasal 42 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan untuk menjamin terlaksananya tertib administrasi dan  tertib penatausahaan BMN/N, maka telah diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2006 tentang Penatausahaan Barang Milik Negara/Daerah (BMN/D) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008, kemudian kedua peraturan tersebut kemudian diganti dengan PP nomor 27 tahun 2014 tentang pengelolaan BMN. Salah satu upaya untuk mencapai peningkatan keterampilan teknis maupun profesional bagi para pengelola BMN adalah melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan atau workshop.

Pelaporan keuangan pemerintah banyak mengalami kendala terutama tentang penatausahaan BMN, untuk dapat menghila  ngkan permasalahan tersebut maka harus dilakukan peningkatan kompetensi pegawai, khususnya yang berkaitan dengan penatausahaan administrasi dan dokumen BMN. Workshop Penatausahaan BMN dilaksanakan di kampus LPMP Sulawesi Selatan selama 3 hari, mulai tanggal 7 s.d. 9 Februari 2017 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan profesional sumber daya manusia (SDM), khususnya staf administrasi untuk melakukan penatausahaan BMN sesuai ketentuan yang berlaku guna menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Peserta sebanyak 40 orang yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil merupakan sebaran perwakilan dari subbagian/seksi mulai dari pimpinan sampai staf di lingkungan LPMP Sulawesi Selatan., narasumber berasal dari Biro Penghapusan BMN, KPKNL Makassar dan Pejabat eselon LPMP Sulawesi Selatan.

Dari kegiatan workshop ini diharapkan peserta mengetahui teori, prinsip dan teknik administrasi/penatausahaan BMN, cara inventarisasi BMN, tata cara pembukuan mutasi BMN, proses pembukuan pada BMN, pelaporan semester dan tahunan BMN, mampu melakukan pengklasifikasian dan kodefikasi BMN dan menyusun Laporan Barang Tahunan BMN sehingga dari peserta akan diperoleh outputnya berupa Kartu atau daftar BMN yang terdiri dari Kartu atau Daftar Identitas Barang (KIB/DIB), Kartu atau Daftar Inventaris Ruang (KIR/DIR), Klasifikasi dan Kodefikasi BMN, Pembukuan Barang Mutasi, Pembukuan pada Buku Inventaris/Daftar, dan lain-lain. (Nursaidawaty Arsyad)

Close
Close