AmirTujuan suatu pembelajaran bukan hanya pencapaian tujuan instruksional berupa kecerdasan akademik. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah kecerdasan akademik yang dibarengi oleh kecerdasan emosional berupa kemampuan bekerja sama dan menjalin hubungan sosial antar siswa.

Pembelajaran kooperatif dapat memberi keuntungan pada semua siswa baik bagi siswa kelompok bawah (kecepatan belajar rendah) maupun siswa kelompok atas (kecepatan belajar tinggi), sebab kedua kelompok ini bekerja sama dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik. Siswa kelompok atas menjadi tutor sebaya bagi siswa kelompok bawah yang memperoleh bantuan khusus dari teman sebaya yang memiliki orientasi dan bahasa yang sama, dengan demikian terjadi komunikasi resiprokal yang lebih efektif. Dalam proses tutorial ini kemampuan akademik siswa kelompok atas juga akan terus meningkat karena memberi pelayanan sebagai tutor yang membutuhkan pemikiran lebih mendalam tentang ide-ide yang terdapat di dalam materi. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan dukungan perangkat pembelajaran yang terdiri dari strategi instruksional (skenario pembelajaran), buku siswa (BS), dan lembar kegiatan siswa (LKS) yang dikembangkan sesuai karakteristik model pembelajaran kooperatif.


Oleh : Drs. Amir Daud