Program Kerja LPMP Sulsel (Maret-April 2014)

Click on the slide!

Klik Gambar Untuk Download Buku Sekolah Elektronik Kurikulum 2013

More...
Click on the slide!

Calon Instruktur Nasional Kurikulum 2013 Mengikuti Acara Pembukaan

More...
Click on the slide!

Acara Pembukaan Diklat Calon Instruktur Nasional Kurikulum 2013 jenjang SD Kelas 1 & IV oleh Pejabat Struktural LPMP dan Diknas Sulsel

More...
Click on the slide!

Penandatangan MoU LPMP Sulsel - Yayasan Kartika untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

More...
Click on the slide!

Peningkatan Kompetensi Guru di Lingkungan Yayasan Kartika

More...
Click on the slide!

Lomba Cipta Seni Batik Nusantara

More...
Click on the slide!

Rapat Koordinasi LPMP Sulsel - Diknas Kab/Kota dalam Rangka Persiapan Pelaksanaan Kurikulum 2013

More...
Click on the slide!

Para peserta sedang mengerjakan soal-soal UKG Online 2014 di TUK SMP Angkasa Maros

Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks

Ada beberapa hal yang prinsip, harus diluruskan pada rakyat mengenai hasil Koalisi Merah Putih memenangkan pelaksanaan voting dalam mengesahan Rancangan Undang-Undang Pilkada pada dini hari tanggal 26 September 2014 yang lalu, agar masyarakat tidak terombang ambing dalam berita yang berkembang di sampaikan oleh para pengamat atau politikus melalui berbagai media/  dialog dan pendapat para pakar, bisa mendorong suasana masyarakat dalam kondisi instabilitas.
Yang paling penting menurut penulis bahwa antara pilkada langsung dan pilkada melalui DPRD, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak yang paling sempurna antara keduanya, namun bagi penulis mau sampaikan kepada pembaca bahwa setelah diputuskan pilkada tidak langsung atau pilkada melalui DPRD, perlu menjelaskan kepada para pembaca tentang putusan tersebut, bermaksud untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang terjadi selama ini, setelah kita melaksanakan pemilihan langsung dalam menentukan siapa yang akan menjadi Bupati/wakil Bupati atau Walikota/wakil walikota maupun jadi gubernur/wakil gubernur selama era revormasi.


Tawuran antara pelajar sering terjadi, terutama di kota-kota besar, hanya dengan persoalan sepele. Mereka ramai-ramai melakukan perkelahian massal. Kondisi seperti ini mereka anggap soal biasa-biasa saja, padahal sesungguhnya sangat berbahaya dan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikis pelajar. Untuk mengurangi kejadian tersebut, pihak pendidik harus tampil prima dalam mendidik dengan menunjukkan karakter dan akhlak mulia yang patut diteladani oleh semua peserta didik.  
Keteladanan dalam pendidikan merupakan  metode influentif yang paling meyakinkan keberhasilannya dalam mempersiapkan dan membentuk peserta didik  berkrakter dan berakhlak mulia. Hal tersebut menjadi modal dasar untuk menata hidupnya di masa datang.

Pancasila sebagai Dasar Negara digali dari nilai-nilai hakiki nenek moyang kita oleh para pendiri bangsa ini melalui sidang BPUPKI dari tanggal 29 Mei sampai tanggal 1 Juni 1945. Nilai-nilai tersebut diantara lima tokoh pendiri bangsa ini dari awalnya memberikan pendapat yang berbeda-beda bila dilihat dari subtansi sila kesila lainnya, namun pada padanya semuanya menyadari bahwa persoalan kebangsaan menjadi hal yang amat penting di miliki oleh bangsa yang akan didirikan, sehingga kalau kita perhatikan kelima tokoh tersebut menempatkan masalah kebangsaan pada sila pertama.
Memperhatikan salah satu nilai yang ada di atas, perlu kiranya semua elemen bangsa ini berpikir yang sama terhadap bangsa ini pada saat ini dan pada saat yang akan datang untuk memiliki hakikat yang sama dengan para pendiri bangsa ini. Persoalan kebangsaan ini penting, karena hanya dengan menenamkan semangat dan nilai kebangsaan, suatu bangsa bisa menjadi kuat dan kokoh dalam menata keberadaannya sebagai Negara yang berdaulat di atas goncang-gancing berbagai belahan dunia yang dilanda oleh demokrasi sebagai alat untuk mencapai tujuan. Banyak contoh yang terdari diberbagai belahan dunia yang tampak didepan mata kita, bahwa sesungguhnya negara itu berada pada pilihan antara kedaulatan bangsanya dan sisi lain menghadapi dunia yang kencangnya mendorong bangsa lainnya untuk menyelesaikan setiap persoalan kebangsaannya dengan cara demokrasi.

Pancasila yang digali dari nilai-nilai dasar kehidupan bangsa,  oleh para pendiri negara telah ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945. Ketiga Bung Karno pada Tanggal 1 Juni 1945 menyampaikan uraiannya tentang Pancasila, yang kemudian diterima dan disetujui para anggota Badan Persiapan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).Menurut penyelasan Soekarno bahwa Pancasila bukan hanya sebagai penemuannya, tetapi telah digali dari akar-akar kehidupan bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia yang digali dari nilai-nilai dasar kehidupan nenek moyang bangsa kita, tentu harus diselamatkan dan harus mendasari nilai-nilai seluruh aspek kehidupan bangsa kehidupan bangsa Indonesia dan jalannya Negara Republik Indonesia.