Program Kerja LPMP Sulsel

Click on the slide!

Klik Gambar Untuk Download Buku Sekolah Elektronik Kurikulum 2013

More...
Click on the slide!

Calon Instruktur Nasional Kurikulum 2013 Mengikuti Acara Pembukaan

More...
Click on the slide!

Acara Pembukaan Diklat Calon Instruktur Nasional Kurikulum 2013 jenjang SD Kelas 1 & IV oleh Pejabat Struktural LPMP dan Diknas Sulsel

More...
Click on the slide!

Penandatangan MoU LPMP Sulsel - Yayasan Kartika untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

More...
Click on the slide!

Peningkatan Kompetensi Guru di Lingkungan Yayasan Kartika

More...
Click on the slide!

Lomba Cipta Seni Batik Nusantara

More...
Click on the slide!

Rapat Koordinasi LPMP Sulsel - Diknas Kab/Kota dalam Rangka Persiapan Pelaksanaan Kurikulum 2013

More...
Click on the slide!

Para peserta sedang mengerjakan soal-soal UKG Online 2014 di TUK SMP Angkasa Maros

Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks

Kecerdasan emosional  pada anak khususnya anak-anak yang sedang menjalani masa studi di sekolah sangatlah penting. Emotional Quotient atau sering disingkat dengan EQ adalah kemampuan individu dalam menghadapi berbagai elemen dalam kehidupan yang berubah-ubah. Para psikolog juga sepakat bahwa  EQ/ kecerdasan emosi adalah kapasitas belajar anak dari pengalaman-pengalaman yang pernah didapatkannya. Kecerdasan emosi juga diartikan sebagai kemampuan adaptasi individu terhadap kondisi lingkungan yang ada di sekitarnya. Seringnya orang tua mengesampingkan kecerdasan emosi anaknya dan lebih memilih menonjolkan  prestasi akademiknya. Dampaknya anak dibebani dengan tuntutan belajar yang tinggi, rutinitas mengerjakan tugas dan PR, dan kegiatan akademik lainnya tanpa diimbangi dengan kegiatan-kegiatan yang dapat menstimulasi kecerdasan emosi anak. Demikian juga sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah-sekolah. Sebagian besar sekolah di Indonesia masih kurang menerapkan kegiatan-kegiatan yang dapat membangun kecerdasan emosional para siswanya. Sekolah lebih fokus pada peningkatan IQ daripada EQ. Alhasil kepekaan para siswa dengan sesama sosialnya menjadi berkurang. (Nur Auliah Hafid)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran jaring laba-laba (webbed) terhadap peningkatan kemampuan kognisi anak usia dini di Taman Kanak-kanak Pertiwi Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain preetest-posttest kontrol group design. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran jaring laba-laba (webbed) terhadap peningkatan kemampuan kognisi anak usia dini di Taman Kanak-kanak Pertiwi Makassar. Artinya bahwa kemampuan kognisi anak yang menggunakan model pembelajaran jaring laba-laba (webbed) lebih tinggi daripada kemampuan kognisi anak yang tidak menggunakan model pembelajaran jaring laba-laba. (Rahmaniar)

Perkembangan musik klasik tidak luput dari pengaruh musik-musik tradisional dari negeri Tiongkok yang memasukkan unsur alam di dalamnya. Musik tidak dapat berdiri sendiri melainkan menjadi bagian dari alam. Karena itulah musik klasik biasanya memiliki pesanpesan kuat yang tersirat di dalam keharmonisan nada. Manusia zaman dahulu memiliki pengetahuan yang kuat terhadap suara. Suara tercipta dari alam, memisahkan suara dan musik pada umumnya dari alam sama saja memisahkannya dari hukum alam itu sendiri. Musik dapat juga dipakai untuk menstimulasi apa yang menjadi bagian dari alam. Manusia, hewan, tumbuhan dapat dipengaruhi lewat media musik karena semuanya merupakan bagian dari alam yang saling mempengaruhi. Tengok saja, pada masa perang dahulu pasti digunakan genderang perang untuk mengobarkan semangat juang para tentara. Definisi musik yang pada masa itu bukan hanya musik yang memiliki irama indah tetapi musik juga harus mampu memperhatikan unsur-unsur alam dalam iramanya. Filsuf kuno dari negeri Tiongkok, Li Yue Zhie bahkan berpendapat untuk merubah adat istiadat tidak ada yang lebih baik dibandingkan menggunakan musik. (Nur Aulia Haifd)

Attachments:
Download this file (Pengaruh musik terhadap alam.pdf)Pengaruh musik terhadap alam.pdf[ ]283 Kb

Penjaminan mutu pendidikan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat agar dapat memperoleh layanan dan hasil pendidikan sesuai dengan yang dijanjikan oleh penyelenggara pendidikan. Evaluasi Diri Satuan/Program Pendidikan (EDS) merupakan salah satu kegiatan pengukuran ketercapaian standar acuan mutu pada satuan/program pendidikan. Alat yang digunakan untuk pengukuran ketercapaian standar mutu pada satuan/program pendidikan adalah Instrumen Evaluasi Diri Satuan/program Pendidikan. Setiap satuan/program pendidikan melakukan penjaringan data dengan cara mengisi instrumen evaluasi diri. Akreditasi sekolah/madrasah adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk sertifikat pengakuan dan peringkat kelayakan yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional. Instrumen evaluasi diri sekolah dan instrumen akreditasi sekolah mempunyai persamaan. Persamaan kedua instrumen tersebut adalah pengembangan instrumen berdasarkan pada standar nasional pendidikan. Ainun Farida